Babel

Ibnu Pastikan Tak Ada Virus Corona di Bangka Tengah, Isu yang Beredar Adalah Hoax

Di tengah merebaknya penyebaran isu virus Corona yang terjadi di seluruh belahan dunia tanpa terkecuali di Indonesia, Bupati Bangka Tengah mengajak seluruh komponen masyarakat khususnya Bangka Tengah untuk menjaga perilaku hidup bersih dan sehat.

Kita menyadari bahwa virus corona adalah fenomena medis yang terjadi di seluruh dunia dan menjadi salah satu virus yang mematikan.

Penyebaran virus Corona setidaknya dapat diantisipasi perilaku hidup sehat, pola makan seimbang, dan olahraga teratur ungkap Bupati yang lebih akrab di sapa Haji Benu ini.

Sebelumnya, virus yang disebut berasal kota Wuhan, China, itu telah menjangkiti Amerika Serikat, Perancis, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Singapura, Thailand, Australia, Nepal, Vietnam, Malaysia, Kanada, Kamboja dan Sri Lanka.

Selain negara-negara itu, wilayah milik China yang ada di luar China daratan, yaitu Hong Kong dan Makau, juga telah melaporkan kasus corona virus.

Menanggapi isu yang beredar melalui media sosial saat ini terkait adanya isu ada warga Bangka Belitung yang terindikasi terkena virus corona, Ibnu Saleh menegaskan 100% berita ini hoax (tidak benar).

“Tadi sore saya telah mengkonfirmasi langsung ke pihak manajemen rumah Sakit Siloam terkait isu yang beredar saat ini melalui pesan Whatsapp, pihak rumah sakit secara tegas mengatakan bahwa isu ini tidak benar,” tegas Ibnu Saleh melalui rilis yang diterima Bangka Pos.com, Rabu (29/1)

Ibnu Saleh mengimbau warga untuk tidak mudah percaya isu yang berkembang.

“Sebagai kepala daerah, saya menghimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan isu yang beredar saat ini, perlu konfirmasi atau penjelasan lebih lanjut dari otoritas yang memiliki kewenangan. Dan yang terpenting adalah jangan mudah meneruskan informasi yang kita tidak tahu kebenarannya sehingga menimbulkan kepanikan,” tegas Ibnu. (*)

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top